• Hubungi Kami
  • Hubungi kami untuk mengetahui apakah kami bisa membantu Anda
    Balai Sertifikasi Industri
    Jl. Cikini IV No. 15, Jakarta Pusat 10330
    +62 21 3150240
        +62 21 3150214
        +62 21 31925807
        +62 21 31925808
    +62 21 31925806
    bsi.kemenperin.go.id
    Kirim Permintaan
    Lokasi

Mendorong Partisipasi Industri dalam Penilaian Kesesuaian IEC (IECEE)

image

Sejak tahun 2005, Indonesia telah aktif menjadi anggota dari International Electrotechnical Commision System of Conformity Assesment Schemes for Electrotechnical Equipment and Components (IECEE).

Sejak saat itu, Indonesia sudah memiliki 3 Lembaga Sertifikasi Nasional dan 4 Laboratorium Pengujian. Lembaga Penilaian Kesesuaian tersebut ialah PT. Sucofindo dengan Laboratorium Pengujian PT. Sucofindo; Lembaga Sertifikasi Produk (PPMB) dengan Laboratorium Pengujian Mutu Barang (BPMBEI); serta Balai Sertifikasi Industri dengan Balai Riset dan Standardisasi Industri, Surabaya (Baristand) dan Pusat Bahan dan Barang Teknik (B4T). Indonesia memiliki lebih banyak lembaga sertifikasi dan laboratorium pengujian dibandingkan dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya seperti Malaysia atau Thailand.

Data tersebut, lanjut Bambang, menunjukkan tidak adanya peningkatan yang signifikan dari tahun 2014, dimana hanya empat sertifikat uji yang dikeluarkan oleh PT. Sucifindo. Sebaliknya, Malaysia mengeluarkan 118 CBTC di tahun 2015 dan 137 CBTC pada tahun 2014.

Dalam temu forum yang digelar BSN ini, turut hadir IEC Regional Director for Asia-Pacific Regional Center Dennis Chew, Sekretaris Utama BSN Puji Winarni, Deputi Bidang Penerapan Standar dan Akreditasi BSN Kukuh S. Achmad, Kepala Pusat Kerjasama Standardisasi BSN KonnySagala, serta perwakilan stakeholder bidang elektronika dan kelistrikan di Indonesia. Diskusi dan tanya jawab pun berlangsung sangat menarik. Berbagai saran dan kritik mengemuka dari para pemangku kepentingan demi perbaikan dan peningkatan partisipasi Indonesia dalam penilaian kesesuaian IEC, serta penerapan standar di bidang elektronika dan kelistrikan.

Bambang pun berpandangan bahwa temu forum ini menjadi kesempatan yang baik bagi para pemangku kepentingan di bidang kelistrikan untuk mendapatkan informasi terbaru dan dalam memaksimalkan manfaat dari keanggotaan Indonesia di IECEE. Bambang juga berharap agar pertemuan ini dapat menginspirasi dan mendorong industri dalam negeri untuk memanfaatkan sertifikasi dan pengujian produk yang disediakan lembaga penilaian kesesuaian di Indonesia. (ria-humas)