• Hubungi Kami
  • Hubungi kami untuk mengetahui apakah kami bisa membantu Anda
    Balai Sertifikasi Industri
    Jl. Cikini IV No. 15, Jakarta Pusat 10330
    +62 21 3150240
        +62 21 3150214
        +62 21 31925807
        +62 21 31925808
    +62 21 31925806
    bsi.kemenperin.go.id
    Kirim Permintaan
    Lokasi

Tentang Kami

Sekilas BSI

Balai Sertifikasi Industri yang selanjutnya disebut BSI merupakan unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Perindustrian yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri. BSI terbentuk berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor: 109/M-IND/PER/II/2013 tanggal 12 November 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Sertifikasi Industri. Dalam mengoperasikan kegiatan sertifikasinya BSI berpedoman pada SNI ISO/IEC 17065:2012 tentang Penilaian Kesesuaian–Persyaratan Untuk Lembaga Sertifikasi Produk Proses dan Jasa, SNI ISO/IEC 17021-1:2015 tentang Penilaian kesesuaian - Persyaratan lembaga penyelenggara audit dan sertifikasi sistem manajemen, SNI ISO/IEC 17021-2:2012 Penilaian Kesesuaian-Persyaratan Lembaga Penyelenggara Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen – Bagian 2: Persyaratan Kompetensi Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan, dan SNI ISO/TS 22003:2013 Sistem Manajemen Keamanan Pangan-Persyaratan Lembaga Penyelenggara Audit dan Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan.

Balai Sertifikasi Industri menetapkan kebijakan, prosedur dan administrasi serta menyelenggarakan Sertifikasi Produk dan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu, Lingkungan, Keamanan Pangan SECARA NON-DISKRIMINASI yang bermakna bahwa semua kegiatan sertifikasi di Balai Sertifikasi Industri dapat diakses oleh seluruh Produsen yang tidak tergantung dari ukuran, lokasi atau afiliasi produsen yang produknya termasuk dalam ruang lingkup sertifikasi.

Sumber dana Balai Sertifikasi Industri berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Rupiah Murni Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Untuk pembiayaan gaji dan operasional rutin didukung dari Rupiah Murni sedangkan kegiatan sertifikasi didukung oleh PNBP. Dengan kedua sumber tersebut Balai Sertifikasi Industri dapat MENJAMIN KESTABILAN keuangan untuk operasi proses sertifikasinya.